06:45

Pulau Padar — Mendaki Punggungan Tiga Teluk Saat Fajar

Satu tanjakan, tiga corak laut

Jalur punggungan Pulau Padar menghadap tiga teluk berpasir warna berbeda, Taman Nasional Komodo

Padar terletak di antara Komodo dan Rinca sebagai pulau vulkanik tak berpenghuni yang sama sekali tidak dihuni komodo — seluruh reputasinya bertumpu pada satu jalur pendakian punggungan. Campuran anak tangga dan tanah padat membawamu ke bahu bukit, tak sampai puncak sebenarnya, tempat tiga teluk terpisah masing-masing menunjukkan corak pasir berbeda sekaligus. Ini titik pertama kapal kami singgah, disesuaikan dengan udara pagi yang masih sejuk.

Yang kamu lakukan di sini

  • Pendakian campuran tangga dan tanah sekitar 30–45 menit setiap arah
  • Tiga teluk berdampingan, masing-masing bertona pasir berbeda
  • Tidak ada dermaga — kamu turun dari kapal yang berlabuh memakai perahu kecil
  • Murni titik pemandangan; Padar tidak punya komodo penetap
  • Sekitar 800 anak tangga menuju titik pandang di ketinggian ±185 mdpl
Waktu terbaik
Segera setelah tiba pukul 06:45, sebelum matahari makin tinggi
Durasi
Sekitar 45–60 menit di darat, termasuk jalur trekking
Tingkat
Usaha sedang — tangga sungguhan, bukan jalan santai

Yang perlu kamu tahu dulu

Bukit-bukit Padar berupa sabana kering, bukan hutan hujan, jadi tak ada yang menghalangi pandangan begitu melewati tikungan pertama jalur. Kami mendarat di sini lebih dulu, berpindah dari kapal yang berlabuh memakai perahu kecil sebelum bebatuan sempat memanas.

Padar berjarak sekitar 36 km garis lurus dari pelabuhan Labuan Bajo (8°39'LS 119°35'BT) — salah satu alasan kenapa titik ini jadi pembuka rute, bukan tempat yang gampang dicapai sendiri pakai kapal sewaan. Musim kemarau, April sampai Desember, membuat jalur tanah tetap padat; di musim hujan permukaannya jadi longgar dan licin, jadi cengkeraman lebih penting daripada kecepatan. Padar sendiri tidak punya spot berenang — ini murni trek menuju titik pandang, sebelum kapal lanjut ke Pink Beach untuk sesi berenang pertama hari itu.

Titik yang kamu daki adalah bahu punggungan, bukan puncak sebenarnya dari Padar — cukup tinggi untuk menjajarkan ketiga teluk, cukup singkat agar tak ada yang menunggu lama di rombongan.

Bawa
Sepatu bertapak kesat, botol air penuh, topi atau buff.
Tiket masuk TN
WNI Rp250.000 · WNA Rp400.000 (dibayar terpisah)

Cara ke Pulau Padar dari Labuan Bajo

Padar adalah stop pertama dari enam destinasi dalam open trip kami: penjemputan hotel sekitar 05:30, kapal berangkat dari pelabuhan Labuan Bajo pukul 06:00, dan kamu sudah di jalur trekking sekitar 06:45 — tidak perlu carter terpisah atau mengurus izin taman sendiri, karena semua sudah termasuk dalam tarif Rp1.350.000/orang. Kalau mau ke sana sendiri, kamu harus menyewa kapal sendiri untuk jarak ~36 km itu dan mengurus tiket taman sendiri; ikut jadwal open trip melewati kedua langkah itu.

Pulau Padar cuma pembuka — kapal masih melanjutkan ke Pink Beach (Pantai Merah) dan tiga titik lain. Lihat susunan enam stop hari ini, lalu kunci kursimu sebelum penuh.

Tanya jawab seputar Pulau Padar

Apakah ada komodo di Pulau Padar?

Tidak. Padar tidak pernah punya populasi komodo yang menetap — ini murni titik pemandangan. Komodo liar baru dijumpai di hari yang sama di Pulau Komodo, ditemani ranger taman.

Seberapa jauh Padar dari Labuan Bajo?

Sekitar 36 km garis lurus dari pelabuhan. Dalam open trip kami, ini adalah stop pertama, dicapai sekitar pukul 06:45 setelah berangkat pukul 06:00.

Apakah mendaki Padar sepadan usahanya?

Ya — kalau waktu paginya terbatas, tanjakan sekitar 800 anak tangga ke bahu punggungan Padar tetap memberi panorama tiga teluk yang jadi alasan utama orang datang ke Taman Nasional Komodo, dan ini titik pertama yang kami singgahi sebelum matahari makin terik. Ingat, ini murni trek pemandangan — tidak ada spot berenang di sini.

Terakhir diperbarui: 20 Juli 2026